INDRAMAYU, SIGNALNEWS — Peringatan Hari Jadi ke-499 Kabupaten Indramayu diwarnai program nikah massal yang menjangkau ratusan pasangan. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pelayanan sosial pemerintah daerah bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan untuk memperoleh pencatatan pernikahan secara resmi.
Berdasarkan informasi Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Indramayu yang dipublikasikan pada 19 Oktober 2026, program tersebut memfasilitasi total 499 pasangan. Sebanyak 14 pasangan menjalani prosesi akad nikah di Pendopo Kabupaten Indramayu pada Sabtu, 17 Oktober 2026.
Sementara itu, 485 pasangan lainnya telah melangsungkan pernikahan pada periode pertengahan September hingga 10 Oktober 2026. Mereka kemudian memperoleh buku nikah sebagai dokumen resmi pernikahan.
Nikah Massal Indramayu Menjangkau Ratusan Pasangan
Program ini diselenggarakan dalam rangkaian peringatan hari jadi Kabupaten Indramayu. Pemerintah daerah menempatkan kegiatan tersebut sebagai salah satu upaya membantu warga yang menghadapi kendala biaya ketika hendak melangsungkan pernikahan dan mencatatkannya secara resmi.
Bupati Indramayu Lucky Hakim turut hadir dalam prosesi akad nikah di pendopo. Pemerintah daerah berharap fasilitasi ini dapat membantu pasangan memperoleh kepastian hukum sekaligus mempermudah pengurusan administrasi keluarga di kemudian hari.
Pencatatan pernikahan memiliki arti penting bagi pasangan suami istri maupun anak-anak, terutama dalam pemenuhan hak administrasi dan perlindungan hukum keluarga.
BAZNAS Berikan Bantuan kepada Peserta
Pelaksanaan program ini juga melibatkan dukungan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Indramayu. Berdasarkan keterangan pemerintah daerah, setiap pasangan menerima bantuan mahar sebesar Rp500.000 serta perlengkapan ibadah berupa sarung dan mukena.
Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya membantu peserta yang membutuhkan, sehingga pelaksanaan pernikahan tidak hanya berlangsung secara keagamaan, tetapi juga didukung pencatatan sesuai ketentuan yang berlaku.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Barat, Dudu Rohman, turut mengapresiasi kerja sama pemerintah daerah dalam penyelenggaraan program tersebut. Kolaborasi antarlembaga diharapkan dapat memperkuat pelayanan keagamaan dan administrasi pernikahan bagi masyarakat.
Kepastian Hukum Menjadi Bagian Penting dalam Pernikahan
Selain pelaksanaan akad, program ini menyoroti pentingnya dokumen pernikahan bagi kehidupan keluarga. Buku nikah menjadi salah satu dokumen yang diperlukan dalam berbagai urusan administrasi, termasuk pencatatan hubungan keluarga dan pemenuhan hak-hak sipil.
Pemerintah daerah berharap pasangan yang mengikuti program tersebut dapat membangun rumah tangga dengan komunikasi yang baik, tanggung jawab bersama, serta kesiapan menghadapi kebutuhan ekonomi keluarga.
Program nikah massal ini menjadi salah satu kegiatan sosial dalam peringatan Hari Jadi ke-499 Kabupaten Indramayu. Keberlanjutan program serupa akan bergantung pada kebijakan pemerintah daerah dan kebutuhan masyarakat pada periode berikutnya.
Sumber informasi: Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Indramayu, 19 Oktober 2026.











